Mengenang Uki Bayu Sedjati Lewat Panggung Drama Puisi

Seratus hari setelah kepergian sastrawan, dramawan, dan jurnalis Uki Bayu Sedjati (Umianto Basuki), sejumlah komunitas seni dan sastra yang tumbuh dalam ekosistem kebudayaan Tangerang Selatan memilih mengenangnya melalui bahasa yang paling akrab dengan kehidupan almarhum: panggung. Mereka akan mempersembahkan drama puisi bertajuk “Tunggu Tanggal Mainnya”, mengusung tema “Mengenang 100 Hari Kepulangan Uki Bayu Sedjati (4 Maret 1948–22 April 2026)”, pada Jumat, 31 Juli 2026, dan Sabtu, 1 Agustus 2026, pukul 19.30 WIB (registrasi dimulai pukul 18.30 WIB), di Gedung Amphitheater, Taman Kota 2 BSD, Tangerang Selatan. Lebih dari sekadar pementasan seni, acara ini menjadi ruang bersama untuk merawat ingatan atas sosok yang sepanjang hidupnya mendedikasikan diri bagi dunia sastra, teater, dan kebudayaan.

Bagi banyak seniman, Uki Bayu Sedjati bukan hanya penulis atau sutradara. Ia adalah sahabat, guru, sekaligus penggerak yang bekerja tanpa banyak sorotan. Selama puluhan tahun, ia menghidupkan ruang-ruang kebudayaan, mendampingi proses kreatif para seniman muda, serta mempertemukan beragam komunitas dalam semangat berkesenian. Jejak pengabdiannya tidak hanya tertinggal dalam karya-karya sastra dan naskah teater, tetapi juga dalam tumbuhnya generasi baru yang pernah disentuh oleh ketulusan dan dedikasinya.

Semangat itulah yang hendak dihadirkan kembali melalui “Tunggu Tanggal Mainnya”. Pertunjukan ini tidak hanya menyajikan drama puisi, tetapi juga menghadirkan kesaksian, instalasi arsip dan dokumentasi, performance art, serta doa bersama. Rangkaian tersebut dirancang sebagai ikhtiar merawat memori kolektif tentang seorang budayawan yang menjadikan seni bukan sekadar medium berekspresi, melainkan jalan pengabdian.

Naskah sekaligus penyutradaraan pertunjukan dipercayakan kepada Syahruljud Maulana, dengan pementasan oleh Paseduluran Lidah Daun. Sejumlah aktor akan menghidupkan panggung, yakni Reni Fhanesa, Fikri Ilham Syah, Handhyka Permana, Alfi Syahrin, Avernia Augusta, dan Muhammad Akbar, sementara atmosfer pertunjukan akan diperkaya oleh iringan musik dari Sadulur Sadayana dan Emperan Pamulang.

Judul “Tunggu Tanggal Mainnya” sendiri terasa begitu simbolik. Di dunia teater, kalimat itu lazim menjadi penanda hari pementasan. Namun, dalam konteks mengenang Uki Bayu Sedjati, ia menjelma metafora tentang kehidupan yang terus berlanjut. Seorang seniman boleh saja meninggalkan panggung kehidupan, tetapi gagasan, karya, dan semangatnya akan selalu menemukan tanggal mainnya kembali melalui orang-orang yang melanjutkan perjuangannya.

Selama dua malam, Gedung Amphitheater Taman Kota 2 BSD diharapkan menjadi ruang perjumpaan antara puisi, teater, musik, dan kenangan. Bukan untuk meratapi kehilangan, melainkan merayakan kehidupan seorang budayawan yang telah berkontribusi di panggung kebudayaan Indonesia. Sebab, bagi seorang seniman seperti Uki Bayu Sedjati, kepergian bukanlah akhir. Selama karya terus dibaca, panggung terus menyala, dan generasi baru terus berkarya, ia akan tetap hadir di tengah-tengah mereka.

Informasi Acara

Nama Acara “Tunggu Tanggal Mainnya” — Drama Puisi Uki Bayu Sedjati
Tema Mengenang 100 Hari Kepulangan Uki Bayu Sedjati (Umianto Basuki), 4 Maret 1948 – 22 April 2026
Waktu Jumat, 31 Juli 2026 & Sabtu, 1 Agustus 2026, pukul 19.30 WIB (registrasi 18.30 WIB)
Tempat Gedung Amphitheater, Taman Kota 2 BSD, Tangerang Selatan
Format Kesaksian, Instalasi Arsip & Dokumentasi, Performance Art, Doa Bersama
Naskah & Sutradara Syahruljud Maulana
Kelompok Pertunjukan Paseduluran Lidah Daun
Pemain Reni Fhanesa, Fikri Ilham Syah, Handhyka Permana, Alfi Syahrin, Avernia Augusta, Muhammad Akbar
Musik Sadulur Sadayana, Emperan Pamulang

Tentang Komunitas Inisiator

Pertunjukan ini digagas oleh komunitas-komunitas seni dan sastra yang memiliki ikatan personal dan kultural dengan Uki Bayu Sedjati: Emperan Pamulang (komunitas musik yang mengaransemen puisi para penyair Indonesia), Paseduluran Lidah Daun (kelompok kesenian asal Pamulang berdiri sejak 2015), Dapoer Sastra Tjisauk, Roeang Kata, dan Sadulur Sadayana.

Kontak Media:

Pini — 0838-0432-4578
Reni — 0812-1366-0164

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *